Batas akhir merayakan Natal

herrissa's picture

Kapan batas akhir merayakan Natal dan Tahun Baru di lingkungan Gereja Katolik?

Ada umat yang tanya "Biasanya lingkungan kami merayakan acara Natal dan Tahun Baru bersama umat lingkungan setelah tanggal 1 Januari. Tapi biasanya minggu pertama bulan Januari masih banyak umat lingkungan yang berlibur sehingga pengurus lingkungan harus menunggu umatnya lengkap. Ada batas terakhirnya ngga sih merayakan Natal dan Tahun Baru di Gereja Katolik? Mohon pencerahan."

terkait : epifani

3.11111
Your rating: None Average: 3.1 (9 votes)

Comments

herrissa's picture

PENCERAHAN dari Bapak Onggo Lukito

5

PENCERAHAN dari Bapak Onggo Lukito

Masa Natal berlangsung sampai Pesta Pembaptisan Tuhan yang kali ini akan jatuh tanggal 9 Januari, dan tanggal 10 Januari sudah memasuki masa biasa.

Perlu diperjelas lagi apa yang dimaksud dengan perayaan, apakah perayaan dalam arti liturgis ...atau dalam arti pesta sekedar kumpul2 dan nyanyi2 bersama? Kalau dalam arti liturgis harus menyesuaikan dengan masa yang berlangsung karena disposisi batin umat katolik perlu disesuaikan dengan masa liturginya supaya nyambung antara permenungan pribadi dengan permenungan seluruh Gereja.

Kalau kita merasa sebelum natal bukanlah saat yang tepat merayakan natal karena masih masa adven, kenapa kita malah merayakan natal saat masa natal sudah lewat? Jadi menurut saya untuk merayakan natal haruslah sebelum Pesta Pembaptisan Tuhan.

Tapi, kalau hanya untuk kumpul2 dan nyanyi2 bersama, tukar kado, dan makan2 bisa dilakukan kapan saja.

 

www.facebook.com : SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA

herrissa's picture

PENCERAHAN dari Pastor Christianus Hendrik :

PENCERAHAN dari Pastor Christianus Hendrik :

Dear Friends,Betul seperti dikatakan teman2; paling mudah dan paling aman ya lihat aja di kalender liturgi. Semua sudah ada petunjukknya di sana kapan oktaf Natal berlangsung, kapan masa natal berakhir, semua diberi petunjuk dan dibantu den...gan warna2 dalam setiap harinya untuk perayaan ekaristi, maka lebih mudah. Yang jelas masa natal secara liturgis berakhir pada hari minggu sesudah tanggal 6 January(Epiphany); yaitu pada hari minggu Pembaptisan Tuhan Yesus. Setelah itu seninnya sudah masuk masa biasa (hijau).

Apa yang secara liturgis sudah selesai tidak berarti mutlak semuanya harus selesai. Kadang kan kue2 natal masih banyak, tamu2 jauh ya masih banyak, saudara kerabat yang selama natal sibuk jadi tuan rumah kan baru sempat mulai bergerak untuk saling mengunjungi sanak family... Kalo masih dalam hari2 sesudah penutupan masa natal, mengapa tidak boleh??

Apalagi kalo kasusnya seperti di atas, sangat pastoral sekali. Lha kalo lingkungan mau merayakan gak ada orangnya, lalu mau merayakan natal sama sapa?? wkwkwk... Tentu saja tetap ada batas2nya. Kalo sudah terlalu jauh lalu menjadi aneh juga bukan?? Bayangkan natalan dirayakan setelah hari rabu abu pembukaan masa prapaskah...ha ha...amit amit!

Hal ini bukannya tanpa dasar, sebenarnya secara prinsipial, setiap kali kita merayakan Ekaristi, misteri Karya Keselamatan Allah itu kita rayakan sepenuhnya. Ingat Anamnese: Wafat Kristus kita maklumkan, KebangkitanNya kita muliakan, KedatanganNya kita rindukan.. Hal itu bisa dikatakan sebenarnya dalam setiap perayaan Ekaristi kita sekaligus merayakan natal kelahiranNya, hidup dan perjuanganNya, sengsara dan wafatNya, sekaligus Paskah kebangkitanNya.

Tetapi tetap perlu diingat, hidup iman kita itu bukan cuma ide2 dan di alam pikir saja; tapi juga menyangkut hampir seluruh aspek kehidupan kita. Maka liturgi perlu menatanya sedemikian rupa dan kita ikuti dengan setia seirama dengan ritme perkembangan hidup kita sewajarnya.

 Warm regards,

 

P. Christianus Hendrik SCJ - South Dakota - USA

 

www.facebook.com : SEPUTAR LITURGI DAN PERAYAAN EKARISTI GEREJA KATOLIK INDONESIA

Berapa lama dan sampai kapan orang Katolik boleh merayakan Natal

"Berapa lama dan sampai kapan orang Katolik boleh merayakan Natal?

Posted by liturgiekaristi on December 18, 2012

Dalam tradisi Katolik, Perayaan Natal yang sesungguhnya baru mulai dirayakan secara resmi pada malam natal tanggal 25 Desember setiap tahunnya. Sebelum waktu itu, kita masuk dalam masa persiapan selama empat pekan dengan menjalani masa Adven.

Berkaitan dengan itu hendaknya kita perlu sadar bahwa ada perbedaan
cara pandang dengan gereja2 non Katolik. Tidak ada hukum yang tegas memang, yang memperbolehkan atau melarang untuk menghadiri perayaan2 natal sebelum tanggal 25 Desember; namun diharapkan umat kristiani sadar supaya perayaan2 tersebut tidak sampai mengganggu konsentrasi kita akan klimaks perayaan agung malam natal yang dipersiapkan dengan susah payah sepanjang masa Adven.

Banyak orang Katolik mengatakan tidak sabar menunggu sampai tanggal 25. Betul, dan justru semangat yang ‘berkobar2′ dan ‘tak sabar menunggu saatnya’ itulah yang justru mau dinampakkan dalam masa Adven. Begitulah pada minggu ketiga Adven kita merayakan minggu Gaudete (=sukacita) dengan warna liturgi pink/merah muda. Artinya hati kita bersukacita dan berkobar2 mengingat saat keselamatan itu sudah dekat, tapi kita masih harus menahan diri sampai hari kedatanganNya!.

Jadi, kita hanya boleh merayakan natal satu hari saja, pada tanggal 25 Desember??! Tentu saja tidak! Sebagaimana halnya Paskah masih dirayakan pada hari2 sesudahnya dengan apa yang disebut Oktaf Paskah sampai Pantekosta; demikian halnya Natal kita rayakan dengan penuh sukacita sepanjang oktaf Natal(1 minggu sejak Natal 25 Des.) – dan masih berlanjut sampai pada hari raya Pembaptisan Tuhan yang jatuh pada tanggal 13 Januari tahun depan (2013).

Di antara hari raya Natal tanggal 25 Desember sampai hari raya Pembaptisan Tuhan, ada beberapa perayaan penting yang merupakan buah2 dari perayaan Kelahiran Tuhan yang perlu kita rayakan dengan sukacita, yaitu: Pesta Keluarga Kudus (Yesus, Maria dan Yoseph) tanggal 30 Desember; hari raya Maria Bunda Tuhan tanggal 1 Januari; Epifani/hari raya Penampakan Tuhan kepada bangsa2 tanggal 6 Januari; dan sebagai penutup masa Natal diakhiri dengan hari raya Pembaptisan Tuhan tanggal 13 Januari. Sesudah perayaan Pambaptisan kita kemudian memasuki masa biasa yang ditandai dengan warna hijau. Cukup panjang perayaan sukacita natal kita, bukan?

Jadi, minggu Adven ketiga-sampai Adven keempat ini adalah minggu untuk ‘melatih’ kesabaran kita; belajar memahami bahwa bahkan Karya Keselamatan Tuhan membutuhkan waktu yang cukup; bukan asal manasuka mengikuti kemauan segelintir orang.

Bukankah normalnya selama menunggu saat2 kelahiran orang tidak bersukacita pesta pora makan minum sementara sang ibu belum melahirkan bayinya?? Itu saat2 yang khusus dengan sedikit cemas tapi penuh harap berdoa bagi keselamatan bayi dan ibunya supaya kelahirannya lancar dan selamat. Baru sesudah kelahiran kita boleh bersukacita sepanjang minggu sampai Pembaptisan Tuhan.
Begitulah sebaiknya jika kita mau mengikuti tradisi Katolik yang benar.

(Salam hangat, P.Christianus Hendrik SCJ-South Dakota, USA)"

Sumber :
http://liturgiekaristi.wordpress.com/2012/12/18/berapa-lama-dan-sampai-k...

Keterangan tambahan :
Hari Raya Pesta Pembaptisan Tuhan setelah Natal tahun 2013 ini, jatuh pada tanggal 12 Januari 2014.

Berapa lama dan sampai kapan orang Katolik boleh merayakan Natal

"Berapa lama dan sampai kapan orang Katolik boleh merayakan Natal?

Posted by liturgiekaristi on December 18, 2012

Dalam tradisi Katolik, Perayaan Natal yang sesungguhnya baru mulai dirayakan secara resmi pada malam natal tanggal 25 Desember setiap tahunnya. Sebelum waktu itu, kita masuk dalam masa persiapan selama empat pekan dengan menjalani masa Adven.

Berkaitan dengan itu hendaknya kita perlu sadar bahwa ada perbedaan
cara pandang dengan gereja2 non Katolik. Tidak ada hukum yang tegas memang, yang memperbolehkan atau melarang untuk menghadiri perayaan2 natal sebelum tanggal 25 Desember; namun diharapkan umat kristiani sadar supaya perayaan2 tersebut tidak sampai mengganggu konsentrasi kita akan klimaks perayaan agung malam natal yang dipersiapkan dengan susah payah sepanjang masa Adven.

Banyak orang Katolik mengatakan tidak sabar menunggu sampai tanggal 25. Betul, dan justru semangat yang ‘berkobar2′ dan ‘tak sabar menunggu saatnya’ itulah yang justru mau dinampakkan dalam masa Adven. Begitulah pada minggu ketiga Adven kita merayakan minggu Gaudete (=sukacita) dengan warna liturgi pink/merah muda. Artinya hati kita bersukacita dan berkobar2 mengingat saat keselamatan itu sudah dekat, tapi kita masih harus menahan diri sampai hari kedatanganNya!.

Jadi, kita hanya boleh merayakan natal satu hari saja, pada tanggal 25 Desember??! Tentu saja tidak! Sebagaimana halnya Paskah masih dirayakan pada hari2 sesudahnya dengan apa yang disebut Oktaf Paskah sampai Pantekosta; demikian halnya Natal kita rayakan dengan penuh sukacita sepanjang oktaf Natal(1 minggu sejak Natal 25 Des.) – dan masih berlanjut sampai pada hari raya Pembaptisan Tuhan yang jatuh pada tanggal 13 Januari tahun depan (2013).

Di antara hari raya Natal tanggal 25 Desember sampai hari raya Pembaptisan Tuhan, ada beberapa perayaan penting yang merupakan buah2 dari perayaan Kelahiran Tuhan yang perlu kita rayakan dengan sukacita, yaitu: Pesta Keluarga Kudus (Yesus, Maria dan Yoseph) tanggal 30 Desember; hari raya Maria Bunda Tuhan tanggal 1 Januari; Epifani/hari raya Penampakan Tuhan kepada bangsa2 tanggal 6 Januari; dan sebagai penutup masa Natal diakhiri dengan hari raya Pembaptisan Tuhan tanggal 13 Januari. Sesudah perayaan Pambaptisan kita kemudian memasuki masa biasa yang ditandai dengan warna hijau. Cukup panjang perayaan sukacita natal kita, bukan?

Jadi, minggu Adven ketiga-sampai Adven keempat ini adalah minggu untuk ‘melatih’ kesabaran kita; belajar memahami bahwa bahkan Karya Keselamatan Tuhan membutuhkan waktu yang cukup; bukan asal manasuka mengikuti kemauan segelintir orang.

Bukankah normalnya selama menunggu saat2 kelahiran orang tidak bersukacita pesta pora makan minum sementara sang ibu belum melahirkan bayinya?? Itu saat2 yang khusus dengan sedikit cemas tapi penuh harap berdoa bagi keselamatan bayi dan ibunya supaya kelahirannya lancar dan selamat. Baru sesudah kelahiran kita boleh bersukacita sepanjang minggu sampai Pembaptisan Tuhan.
Begitulah sebaiknya jika kita mau mengikuti tradisi Katolik yang benar.

(Salam hangat, P.Christianus Hendrik SCJ-South Dakota, USA)"

Sumber :
http://liturgiekaristi.wordpress.com/2012/12/18/berapa-lama-dan-sampai-k...

Keterangan tambahan :
Hari Raya Pesta Pembaptisan Tuhan setelah Natal tahun 2013 ini, jatuh pada tanggal 12 Januari 2014.

comment/posting pls mailto : parokiku@gmail com


Retret Koord PDPKK se KAJ 11-12 feb 2017 (courtesy:fb. rafaela ab.)

 

MOHON DOANYA BAGI KAMI, SEMOGA KAMI TETAP SETIA....DALAM TUGAS DAN PANGGILAN DAN SEMOGA BANYAK GENERASI MUDA TERPANGGIL UNTUK BEKERJA DI LADANG TUHAN.TERIMA KASIH UNTUK DOANYA N HORASSSSS
pk

pk

 

 

 
ViaViente

Minuman kesehatan untuk
mengatasi penyakit degeneratif
seperti stroke, diabetes,
asam urat, jantung dll.


usahamandiri.viaviente.com

 

 ------------------------------------------------ pk