KEPADA YESUS MELALUI MARIA

"KEPADA YESUS MELALUI MARIA"

"Di antara banyak cara dan jalan untuk mengikuti dan mengimani Yesus, kutahu bahwa ada satu jalan yang pasti lurus dan sempurna yakni mengikuti tuntunan Maria, ibu-Nya, karena kuyakin bahwa bersama Bunda-Nya aku akan menemukan Yesus, Putranya, yang adalah Penyelamatku"

Dalam kepenuhan oleh Roh Kudus, Maria berseru: "...Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia."(Luk 1:48b). Dan, seruan Maria ini menjadi benar dalam perjalanan sejarah Gereja, mempelai Putranya Yesus Kristus, di mana Maria dipuji dan dihormati oleh putra-putri Maria, para pengikut Yesus.

Alasannya penghormatan ini sangat jelas bukan semata karena kesediaan Maria untuk menjadi Bunda Penebus, tapi karena apa yang dikatakan sendiri oleh Bunda Maria dalam ayat selanjutnya; "karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah Kudus."(Luk 1:49) Anda bisa melihat dan merenungkan bagaimana dalam situasi di mana Maria seharusnya mendapatkan segala bentuk penghormatan karena kerelaannya untuk menjadi Bunda Putra Allah (Bunda Allah), Maria malah menunjukkan sesuatu yang indah bahwa bukan pertama-tama aku yang menjadi pusat penghormatanmu, melainkan Allah dan perbuatan ajaib-Nya yang dilakukan kepadamu melaluiku. Dan, akhirnya bila Anda setia memuliakan dan menyembah Allah melalui Maria maka inilah yang akan Anda dapatkan yakni: "Dan rahmat-Nya turun temurun atas orang yang takut akan Dia."(Luk.1:50). Inilah janji berkat yang akan diterima oleh setiap orang yang memuliakan Allah melalui Maria. Maka benarlah permenungan iman Gereja Katolik; "Maria Pengantara Segala Rahmat."


Merenungkan tentang peranan Maria yang luar biasa itu lahirlah untaian kata-kata indah dalam bahasa Latin: "AD JESUM PER MARIAM" (Kepada Yesus melalui Maria). Ini tidak pernah tertulis di dalam Kitab Suci, tapi ungkapan iman Gereja Katolik yang menyadari betapa Maria menjadi jalan terindah, terpendek dan sempurna bagi siapa saja yang ingin mengenal dan mengimani Yesus sebagai Penyelamatnya. Maria sebagai seorang Bunda, pengantin Roh Kudus tentunya lebih tahu dari siapa pun yang pernah hidup di dunia ini yang mengklaim dirinya mengenal Yesus. Karena itu, Paus Yohanes Paulus II pernah berkata; "Menghormati Maria adalah jalan menuju Yesus." Kata-kata yang sederhana ini mengingatkan kita bahwa Maria bukanlah tujuan dari segala doa, devosi dan novena kita, melainkan Maria adalah Bunda yang mengantarai segala doa dan permohonan kita kepada Yesus, Putranya sama seperti apa yang pernah Bunda lakukan di dalam pesta di Kana kepada pengantin yang kehabisan anggur, yang datang kepada Yesus dan berkata; "Mereka kehabisan anggur." (Yoh 2:1-11). Sesaat ketika kita meminta bantuan Bunda Maria, maka ia akan selalu datang kepada Yesus putranya dan berkata; "Nak, mereka kehabisan anggur....mereka sedang sakit...mereka sedang terlilit masalah....mereka sedang putus asa...mereka sedang bersedih...mereka sedang membutuhkan pertolongan-Mu dan beragam permohonan lainnya yang Anda bisa tambahkan menjadi sebuah litani panjang.


Karena itu, di pagi ini kudatangi lagi engkau para sahabat, putra-putri Sang Bunda dan mengingatkanmu akan kata-kata Yesus; "INILAH IBUMU!"(Yoh 19:27). Apa pun kata dunia tentangmu dan tentang Bundamu. Apa pun kritik mereka tentang Bundamu dan tentangmu, tapi jangan biarkan semuanya itu memutuskan hubungan mesramu dengan Bundamu Maria karena untuk segala kebutuhanmu, Yesus Putranya telah memberikan Maria kepadamu sebagai Bundamu karena sesungguhnya Yesus tahu bahwa engkau yang masih hidup di dunia ini selalu dan selamanya akan membutuhkan peranan keibuaan seorang ibu sama seperti Ia yang adalah Tuhan dan Putra Allah namun ketika datang dan tinggal di dunia ini, selalu taat kepada tuntutan seorang Bunda seperti yang tertulis di dalam Injil Lukas; "Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka."(Luk 2:51). Dan, dia yang mengasuh, menuntun dan mengajari Yesus kecil itu adalah Ibu-Nya Maria. Ya, dialah Maria ibu-Nya.


Selamat berjalan bersama Maria kepada Yesus.

Salam dan doa dari seorang sahabat untuk para sahabatnya,

***Duc in Altum***

 

>Berjalan Bersama Bunda Maria (28) : facebook.com/gerejakatolik

 

0
Your rating: None

Basilika Kerahiman Ilahi di Krakow-Lagiewniki, yang sempat dikonsekrasikan oleh Beato JP II. Di Lagiewniki St. Faustina meninggal dunia.

 

“Rahasia kebahagiaan adalah untuk menghidupi momen demi momen dan bersyukur kepada Allah untuk segala hal yang Ia kirimkan kepada kita hari demi hari dalam kebaikan-Nya”
(FB : Yakobis Surabaya)

 

 j

Catholic Church of Our Lady of Beautiful Love, Diocese of Parañaque, Philippines
(courtesy :  " fb -catholic church)