Membuat moto dari ayat Kitab Suci

herrissa's picture

Siswa buat moto dari ayat Kitab Suci

Huruf kecil Huruf besar Cetak artikel ini Email artikel ini
Siswa buat moto dari ayat Kitab Suci thumbnail
Para guru menghadiri pelatihan tentang cara menginspirasi anak-anak menggunakan Kitab Suci

Pastor Agustinus Nunung Wuryantoko, ketua Komisi Kitab Suci Kevikepan Yogyakarta menghendaki agar siswa-siswi Katolik menggunakan ayat-ayat dari Kitab Suci sebagai moto hidup mereka.

Hal tersebut disampaikan pastor Agustinus kepada sekitar 200 guru yang menghadiri pelatihan pendidikan Kitab Suci beberapa waktu lalu.

“Biarkan anak-anak memilih ayat dari Kitab Suci,” katanya. “Di bawah tuntunan kalian, katakan kepada mereka untuk menulis ayat yang mereka pilih di secarik kertas, kemudian menghiasinya dan membuat bingkai. Minta mereka untuk meletakkannya ditempat yang mereka bisa lihat.”

“Biarkan ayat-ayat ini menjadi motto hidup mereka, sesuatu yang mereka bisa ingat sampai mereka dewasa,” lanjutnya.

Dia bertutur, ide tersebut terinspirasi dari Shema, salah satu kebiasaan yang dilakukan orang Yahudi kuno.

“Orang-orang Yahudi punya tradisi membuat Shema,” katanya.  Shema adalah sebuah kotak kecil berisi ajaran dasar tentang ke-esa-an Tuhan. Kotak ini harus diikatkan pada lengan atau dahi. Anak-anak Yahudi diwajibkan untuk memakai Shema dan menghafal ayatnya.

Anastasia Astuti, seorang guru agama Katolik di SDN Banguntapan di Bantul, mengatakan usulan pastor Agustinus sangat praktis.

“Saya yakin kalau ini menjadi sebuah gerakan, hasilnya akan semakin nyata. Para siswa tidak hanya mendapat nilai rapor, tapi lebih dari itu, nilai lebih dalam kehidupan mereka,” kata Anastasia.

Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh Penerbitan Kanisius dan Dirjen Bimas Katolik Yogyakarta dalam rangka  Bulan Kitab Suci yang diadakan setiap bulan September.

Stefanus Tartono, ucanews.com, Yogyakarta - 7 September 2010

0
Your rating: None

Basilika Kerahiman Ilahi di Krakow-Lagiewniki, yang sempat dikonsekrasikan oleh Beato JP II. Di Lagiewniki St. Faustina meninggal dunia.

 

“Rahasia kebahagiaan adalah untuk menghidupi momen demi momen dan bersyukur kepada Allah untuk segala hal yang Ia kirimkan kepada kita hari demi hari dalam kebaikan-Nya”
(FB : Yakobis Surabaya)

 

 j

Catholic Church of Our Lady of Beautiful Love, Diocese of Parañaque, Philippines
(courtesy :  " fb -catholic church)