PERATURAN PANTANG DAN PUASA KAJ 2010
Masa Prapaskah/Waktu Puasa 2010, dari hari Rabu Abu, 17 Pebruari sampai dengan hari Sabtu, 3 April 2010. Tema APP 2010 adalah : "Mari Bekerjasama melawan Kemiskinan".
"Semua orang beriman kristiani menurut cara masing-masing wajib melakukan tobat demi hukum ilahi" (KHK k.1249). Dalam masa tobat ini Gereja mengajak umatnya "secara khusus meluangkan waktu untuk berdoa, menjalankan ibadat dan karya amalkasih, menyangkal diri sediri dengan melaksanakan kewajiban-kewajibannya secara lebih setia dan terutama dengan berpuasa dan berpantang" (ibid). Semua umat beriman diajak untuk memelihara suasana tobat dan mengisi masa tobt ini dengan berbagai keutamaan hidup beriman dan tidak mudah terpengaruh atau mengikuti suasana lain di luar suasana khusus gerejani ini.
Dalam Masa Prapaska kita diwajibkan :
PUASA
1.Hari Puasa Rabu Abu, 17 Februari 2010 dan Jumat Suci, 2 April 2010
2.Puasa berarti pada hari tersebut hanya boleh makan kenyang 1 kali.
3.Yang wajib puasa adalah mereka yang sudah berumur 18 s/d 60 tahun
PANTANG
1.Hari pantang ada 8 hari , mulai Rabu Abu dan setiap hari Jumat s/d Jumat Suci, yaitu 17 Februari s/d 2 April 2010.
2.Pantang berarti setiap orang, keluarga atau kelompok dianjurkan untuk memilih salah satu bentuk pantang misalnya: pantang daging, pantang garam, pantang jajan,
3.Yang wajib pantang adalah mereka yang sudah berumur 14 tahun keatas.
4.SETIAP ORANG KATOLIK SANGAT DIANJURKAN UNTUK MEMILIH WUJUD PANTANGNYA YANG LEBIH TEPAT DAN BERMANFAAT UNTUK MEMBANGUN SIKAP TOBAT YANG BERGUNA UNTUK PENGEMBANGAN IMANNYA. Dengan demikian kita dijauhkan dari semangat legalistis dan minimalistis, dan dengan kesadaran pribadi berusaha mewujukan hidup bertobatan kita, serta mengarahkan diri menuju hidup seorang beriman yang lebih berkualitas.
Untuk menghormati dan mewujudkan maksud diatas, maka sangat dianjurkan agar perkawinan2 sedapat mungkin tidak dilaksanakan dalam masa Adven dan terutama Pra Paskah. Bila ada perkawinan yang karena alasan yang bisa dipertanggung-jawabkan dilangsungkan dalam masa tsb, atau pada hari lain yang diliputi suasana tobat, memepelai agar mengindahkan suasana tobat itu. Dimohon perhatian dan kepekaan serta kepedulian kita terhadap kebanyakan saudara2 kita yang sedang mengalami beban hidup saat ini.
Jakarta, 5 Pebruari 2010
Julius Kardinal Darmaatmadja, SJ
Uskup Agung Jakarta



