Renungan, 20 Januari 2012

Balaslah dengan Kebaikan:
Renungan Jumat, 20 Januari 2012
Meski telah diurapi Samuel (1Sam 16:13), perlu waktu bagi Daud untuk sungguh menduduki singgasana kerajaan. Beberapa saat lamanya ia malah menjadi pelarian, dikejar-kejar oleh Saul yang sangat bernafsu membunuhnya.

Suatu ketika, Daud justru punya peluang untuk membunuh Saul yang kurang waspada. Namun, ia tidak mau melakukan hal itu. Daud bertekad tidak akan pernah mencelakai orang yang diurapi Tuhan. Hati Saul tersentuh oleh kebaikan Daud. Ia pun menangis menyesali kesalahannya, sekaligus mengakui bahwa Daud adalah raja yang tepat bagi umat Tuhan.

Demikianlah angkara murka dikalahkan oleh belas kasihan. Di kemudian hari semangat ini dikobarkan kembali oleh Yesus yang berkata, “Siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu” (Mat 5:39), juga Paulus yang berkata, “Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan; lakukanlah apa yang baik bagi semua orang!” (Rm 12:17).

Bagaimana dengan kita sekarang? Lemparan batu dari sini dibalas dengan lemparan batu dari sana. Emosi mengemuka, tawuran pun merajalela. Padahal, apa duduk masalahnya, tak ada yang tahu! Rantai kekerasan ini harus segera diakhiri. Kejahatan akan lenyap ketika tidak dibalas dengan kejahatan. Karena itu, marilah kita memperbaiki kualitas hidup masyarakat dan diri kita sendiri dengan rajin-rajin berbuat baik.

 

( Johannes Jarot Hadianto - hidupkatolik.com )

0
Your rating: None