Renungan Jumat, 2 Nov 2012

Mewartakan Kematian dan Kebangkitan: Renungan Jumat, 2 Nov 2012Hari Raya Peringatan Arwah Semua Orang Beriman; 2Mak 12:43-46, Mzm 130; 1Kor 15:12-34; Yoh 6:37-40

Memperingati arwah semua orang beriman, kita memantapkan kembali isi evangelisasi kita. Di dalam evangelisasi, kita mewartakan dua pokok iman, yakni kematian dan kebangkitan. Keduanya berpusat pada pribadi Yesus Kristus. Di dalam ingatan kita, kematian Yesus di salib membawa pembebasan manusia dari berbagai kekuasaan yang melumpuhkan, bahkan membunuh pribadinya.

Kenangan akan kematian Yesus menjadi undangan bagi kita untuk mengalami kematian, yaitu kematian manusia lama atau pertobatan. Pertobatan mengantar kita ke hidup baru sebagai pribadi-pribadi yang merdeka. Di sinilah kita mengalami kebangkitan, kehidupan baru di dalam Kristus. Lebih lagi, ketika memperingati arwah kaum beriman, kita juga mengingat daya iman kita yang melampaui masa sekarang dan melampaui yang fana.

Paulus mengatakan: ”Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.” (1Kor 15:19). Iman kristiani memampukan kita menaruh pengharapan akan kehidupan baru sesudah kematian jasmaniah kita. Tanpa pengharapan ini, ”Percuma dan hampalah” doa-doa kita bagi mereka yang sudah meninggal.

Yap Fu Lan

  (hidupkatolik.com)

3.29412
Your rating: None Average: 3.3 (17 votes)


------------------------------------------------


Catholic Church of St. William the Hermit, Cathedral of Diocese of Laoag, Philippines
(FB : catholic church)

------------------------------------------------

Catholic Church of Our Lady Queen of the World, Sungai Durian, Diocese of Sintang, West Borneo
(FB : catholic church)

------------------------------------------------

Acara soft launching Katedral Pontianak yang menurut jadwal akan dilakukan pada hari Jumat tanggal 12 Desember 2014 diputuskan ditunda


 Mgr Subianto tahbiskan gereja tujuh gunungan atap yang pernah bermasalah. Karena rahmat Kristus, cinta kasih Allah, berkat karunia Roh Kudus, dan bantuan umat beriman di tempat lain, umat beriman Cikampek membangun gereja, bagaikan di padang gurun.
(courtesy :  " penakatolik com")

------------------------------------------------