SUNGGUH MELIHAT Mrk 8:25
SUNGGUH MELIHAT
Mrk 8:25
“Maka orang itu sungguh-sungguh melihat…
sehingga ia dapat melihat segala sesuatu dengan jelas.”
Menghadapi orang buta,
Sang Guru tidak langsung menyembuhkannya.
Sebab ia tahu: lebih mudah menyembuhkan
kalau orang buta sendiri
sungguh ingin melihat.
Maka, ia membawa orang itu ke luar desa,
sambil memegang tangannya.
Si buta pasti tersentuh
oleh belas kasihan Sang Guru.
Ia membiarkan diri diobati
dengan cara yang tidak lazim sekalipun.
Sang Guru selalu menggunakan cara sederhana.
Kali ini ia memanfaatkan ludahnya yang hangat
dan tangannya yang halus untuk mengoles mata.
"Sudahkah kaulihat sesuatu?" – tanyanya.
Ternyata, orang itu tidak segera melihat dengan jelas.
Begitulah proses penyembuhan orang buta rohani.
Sabda Sang Guru harus masuk ke dalam hati,
menggerakkannya agar semakin tumbuh.
Prosesnya bukan sehari, bukan setahun saja.
Hati manusia memang sering keras bagaikan batu.
©SL, 15 Fbr 2012
sumber : facebook.com - Stefan Leks



