Valentine’s day, doa adalah sebuah hadiah
Valentine’s day, doa adalah sebuah hadiah
Semester ini saya sedang praktek atau magang di CPS (Child Protective Services), organisasi yang menangani perlindungan anak. Kemarin saat asyik membuat laporan investigasi, tiba-tiba seorang anak berumur sekitar 5 tahun datang menghampiri saya. Anak itu namanya Roy dan kebetulan saya kenal karena dia dan keluarganya tinggal di paroki. Saya sempat kaget melihatnya di CPS. Apakah dia adalah masalah. Tetapi yang jelas ia membawa sebuah amplop.
Belum hilang rasa penasaranku, dengan senyum dan ceria, Roy menyapa, ”Pastor selamat siang. Boleh kita sebentar ke tempat mamaku. Kebetulan ibunya juga kerja di CPS bagian administrasi. Saya mengangguk dan beranjak bersamanya. Setelah sampai di bagian administrasi, saya melihat ayahnya juga berada di sana sedang bicara dengan ibunya. Segera Roy meminta saya berdoa untuk ibunya. Saya bingung mau mendoakan apa? Saya mengambil kesimpulan sendiri bahwa ibunya sedang berulang tahun. Saya doakan saja ibunya dan mohon berkat ulang tahun. Tiba-tiba Roy setengah berbisik mengatakan, “Pastor, ibuku bukan ulang tahun tetapi karena besok adalah Valentine’s day. Saya tersadar dan secepat kilat aku obah doaku, mohon berkat kasih sayang.
Tuntas sudah doaku. Tiba-tiba Roy membuka amplopnya mengambil sebuah kartu ucapan selamat. Di sana tertulis doa sederhana namaun indah, “Ibu, tak terkira kasih sayangmu tercurah untukmu. Semua mengalir bagai sungai, berhembus bagai angin dan membasahi bagai rintik hujan atasku, anakmu buah kasih sayangmu dengan papa. Saat indah seperti ini, aku ingat semua kasihmu yang tak terbayar oleh apapaun, dan tak tergantikan oleh siapapun. Aku hanya mau mengatakan, Happy Valentine’s Day mama. Semoga Allah sumber kasih sejati, memberkatmiu dan memberikan kekuatan agar kasih sayang yang menjadi ciri hidupmu, kelemah lembutan, dan nasehat ulungmu, tetap mengalir untukku dan untuk papa. Kini aku mau memeluk mama, I love you full. Roy memeluk ibunya.
Ibunya terharu karena acara kejutan Roy dan ayahnya. Namun ia bahagia karena hadiah terindah datang dari mereka yang ia sayangi. Valentine’s day, doa adalah sebuah hadiah.
Para sahabatku, saat ini banyak orang sangat merasakan euphoria, atau larut dalam kegembiraan. Kamu pantas menikmatinyanya, namun ingatlah Valentine’s Day hanya sebuah moment. Kasih sayang itu bukan dibatasi hanya untuk hari ini. Setiap saat anda diuji untuk memberi kasih sayang kepada orang lain, keluarga, suami, isteri, anak-anakmu teman dan sahabatmu. Kamu juga diharapkan membagi kasih sayang itu kepada siapapun. Ingatlah juga bahwa Valentine’s Day, bukan hanya untuk kaum muda tetapi bagi siapa saja yang punya kasih dan sayang dan tergerak untuk membaginya.
Kalau anda tidak punya coklat untuk dibagi kepada mereka yang kamu sayangi, sekali lagi, doa adalah hadiah terindah. Doa adalah bentuk kasihmu yang terdalam. Doa adalah caramu mengingat mereka. Doa adalah jalanmu untuk menyapa, doa adalah curahan hatimu, dan doa adalah kehadiran mu untuk memeluk mereka. HAPPY VALENTINE’S DAY. I LOVE YOU ALL.
sumber : facebook.com -
oleh : Yosafat Ivo Ofm Cap



